NawaBineka – Shin Tae-yong, pelatih yang telah lima tahun membesut Timnas Indonesia, resmi meninggalkan Tanah Air menuju Korea Selatan pada Minggu, 26 Januari 2025, pukul 21.50 WIB. Kepulangan pelatih asal Negeri Ginseng ini diumumkan langsung oleh penerjemahnya, Jeong Seok-seo, melalui unggahan di Instagram.
“Coach Shin Tae-yong akan pulang ke Korea, kampung halamannya pada 26 Januari 2025 pukul 21.50 WIB dengan pesawat Korean Air. Terima kasih atas dedikasinya selama ini,” tulis Jeong Seok-seo.
Dedikasi Selama Lima Tahun
Selama menjabat sebagai pelatih kepala, Shin Tae-yong dikenal kerap bolak-balik Indonesia dan Korea Selatan. Meski begitu, ia selalu kembali untuk mendampingi Timnas Indonesia dalam berbagai turnamen, termasuk Piala AFF, Kualifikasi Piala Dunia, dan berbagai laga uji coba internasional.
Namun, kali ini kepulangan Shin Tae-yong ke Korea Selatan diprediksi akan berlangsung lama. Sebagai mantan pelatih, ia kini tidak memiliki tanggung jawab langsung di Indonesia. Yayasan dan akademi sepakbola miliknya di Indonesia tetap akan berjalan meski ia tidak berada di Tanah Air, berkat keberadaan tim pengurus yang telah ditunjuknya.
Antusiasme Penggemar di Tanah Air
Pengumuman kepulangan Shin Tae-yong memicu respons emosional dari para pencinta sepakbola Indonesia. Banyak yang diperkirakan akan hadir di Bandara Soekarno-Hatta untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pelatih berusia 54 tahun itu.
Pengabdian Shin Tae-yong yang membawa perubahan besar dalam dunia sepakbola Indonesia membuatnya mendapatkan tempat istimewa di hati para penggemar.
Estafet Kepelatihan ke Patrick Kluivert
Kepergian Shin Tae-yong tidak berarti akhir dari harapan bagi Timnas Indonesia. Posisi pelatih kepala kini diisi oleh Patrick Kluivert, legenda sepakbola asal Belanda. Diperkenalkan secara resmi pada 12 Januari 2025, Kluivert membawa optimisme baru bagi skuad Garuda.
Patrick Kluivert tidak bekerja sendirian. Ia didukung oleh tim pelatih yang berpengalaman, seperti Alex Pastoor dan Denny Landzaat sebagai asisten pelatih, serta Quentin Jakoba yang mengemban tugas sebagai pelatih fisik. Kehadiran mereka diharapkan dapat melanjutkan momentum positif yang telah dibangun oleh Shin Tae-yong.
Debut Patrick Kluivert bersama Timnas Indonesia dijadwalkan pada 20 Maret 2025, dalam laga tandang melawan Australia di matchday ketujuh Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Laga ini menjadi ujian awal bagi Kluivert untuk menunjukkan kemampuannya dalam membawa Timnas Indonesia bersaing di panggung internasional.
Warisan Shin Tae-yong
Shin Tae-yong meninggalkan jejak yang dalam di dunia sepakbola Indonesia. Di bawah kepemimpinannya, Timnas Indonesia menunjukkan perkembangan signifikan, baik dari segi fisik, taktik, maupun mental.
Meski perjalanan kariernya di Indonesia telah usai, pengaruhnya akan terus dirasakan oleh pemain dan penggemar sepakbola di seluruh negeri. Kepulangan Shin Tae-yong menandai akhir dari sebuah era, namun juga membuka babak baru bagi Timnas Indonesia di bawah kepemimpinan Patrick Kluivert.
Para penggemar kini menanti gebrakan dan prestasi baru dari skuad Garuda.