Friday, April 4, 2025
spot_img
HomeTechnoGadgetPasar Smartwatch Global Merosot, Apple Watch Alami Penurunan Terbesar

Pasar Smartwatch Global Merosot, Apple Watch Alami Penurunan Terbesar

NawaBineka – Penjualan jam pintar atau smartwatch secara global mengalami penurunan sebesar 7% sepanjang tahun 2024 dibandingkan tahun sebelumnya. Data terbaru dari firma riset Counterpoint mencatat bahwa ini merupakan kali pertama pasar smartwatch mengalami kontraksi, dengan Apple menjadi merek yang paling terdampak akibat kurangnya inovasi baru yang menarik minat konsumen.

Apple Watch Kehilangan Momentum

Penurunan paling signifikan dialami oleh Apple Watch, yang mengalami penurunan penjualan hingga 19% secara tahunan (YoY). Meski begitu, Apple tetap menjadi pemimpin pasar dengan pangsa sebesar 22%.

Baca Juga: iPhone 16 Series Resmi Dijual di Indonesia, Harga Mulai Rp12 Jutaan dan Termahal Rp32 Jutaan

Menurut Counterpoint, penyebab utama merosotnya penjualan Apple Watch adalah kurangnya inovasi signifikan dalam model terbaru, yang membuat konsumen enggan melakukan upgrade. Selain itu, sengketa paten yang membatasi pengiriman perangkat di paruh pertama tahun 2024 juga menjadi faktor lain yang berkontribusi terhadap penurunan tersebut.

“Apple Watch kehilangan momentum di ulang tahunnya yang ke-10, terutama di Amerika Utara. Absennya Ultra 3 serta minimnya peningkatan fitur pada seri S10 membuat konsumen menunda pembelian,” ujar Anshika Jain, Senior Research Analyst di Counterpoint.

Merek Lain Justru Tumbuh Positif

Meskipun pasar smartwatch mengalami kontraksi, beberapa merek lain justru berhasil mencatatkan pertumbuhan positif. Huawei, yang berada di posisi kedua dengan pangsa pasar 13%, mencatat pertumbuhan penjualan hingga 35% YoY.

Samsung juga masih bertahan di posisi ketiga dengan pangsa pasar 9%, tumbuh 3% dibandingkan tahun sebelumnya. Kehadiran seri Galaxy Watch 7, Galaxy Watch Ultra, dan Galaxy Watch FE disebut berhasil meningkatkan permintaan pasar.

Sementara itu, Xiaomi menunjukkan pertumbuhan paling pesat di antara semua merek dengan peningkatan penjualan mencapai 135% YoY. Xiaomi kini menguasai 8% pangsa pasar global, didukung oleh performa kuat dari seri Watch S1 dan Redmi Watch.

Merek imoo juga mengalami pertumbuhan 22% YoY dan menempati posisi kelima dalam daftar merek smartwatch terlaris. Sebaliknya, merek-merek lain yang tidak masuk dalam lima besar secara kolektif mengalami penurunan hingga 22%.

China dan India Jadi Pasar Smartwatch Terbesar

Dari sisi wilayah, China menjadi pasar terbesar dengan kontribusi 25% terhadap total pengapalan smartwatch global sepanjang 2024. India menyusul di posisi kedua dengan pangsa 23%, sementara negara-negara non-blok (NAM) berada di peringkat ketiga dengan kontribusi 22%.

Eropa, Asia Pasifik (kecuali China dan India), Asia Tenggara, dan Amerika Latin masing-masing menempati posisi berikutnya dalam daftar pasar terbesar untuk smartwatch.

Dengan tren ini, pelaku industri smartwatch kemungkinan harus lebih berinovasi untuk menarik kembali minat konsumen. Jika tidak, tren penurunan bisa terus berlanjut dalam beberapa tahun mendatang.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments