Nawabineka.com – Lebaran, momen paling ditunggu-tunggu dengan aneka makanan lezat yang bikin ngiler. Namun, kadang kebahagiaan ini bisa berujung pahit dengan munculnya diare. Diare setelah menyantap berbagai hidangan khas Lebaran bisa disebabkan oleh banyak faktor, mulai dari jenis makanan yang tidak cocok hingga kondisi kesehatan yang mendasarinya.
Banyak sekali makanan yang mungkin bisa bikin perut kamu ‘bergoyang’. Makanan pedas, asam, atau yang bersifat menjengkelkan bagi lambung dan usus bisa menyebabkan masalah ini. Ingat, makanan yang enak dipandang belum tentu ramah di perut, lho!
Tanda-tanda Diare yang Harus Diwaspadai
Diare ditandai dengan frekuensi buang air besar yang meningkat dan tekstur feses yang lebih cair. Tanda lain yang mungkin muncul adalah perut kembung, nyeri perut, dan kadang-kadang demam. Jika kamu merasakan gejala ini setelah menyantap makanan Lebaran, kemungkinan besar makanan tersebut tidak cocok dengan tubuhmu.
Hati-hati, jika tidak diatasi, diare bisa membuat tubuhmu kehilangan banyak cairan, yang bisa berujung dehidrasi. Jadi, memahami tanda-tanda ini sangat penting untuk menghindarkan diri dari dampak lebih serius.
Tidak semua makanan yang enak itu baik untuk kesehatanmu. Saat menghadapi diare, penting untuk memilih makanan yang mudah dicerna dan tidak kontroversial bagi sistem pencernaan.
Makanan yang Harus Dihindari
Selama kamu terkena diare, ada baiknya untuk menjauhkan diri dari makanan yang tinggi serat. Makanan tinggi serat seperti sayuran tertentu, termasuk brokoli dan kembang kol, bisa memperburuk keadaanmu karena menghasilkan gas yang bikin kembung. Bukan saatnya mencari lebih banyak masalah di perut, kan?
Selain itu, hindari juga makanan pedas dan asam yang dapat menjadi pencetus masalah. Makanan olahan atau makanan yang sudah lewat masa kedaluwarsanya juga patut diwaspadai. Pasti kamu nggak mau kan, ayam opor atau rendang yang enak malah berujung membuatmu lari ke toilet?
Makanan yang Baik Saat Diare
Berita baiknya, ada beberapa jenis makanan yang bisa membantu mengatasi diare! Mengonsumsi nasi putih adalah pilihan yang bagus. Nasi putih mudah dicerna, mengandung karbohidrat yang memberi energi tanpa memicu masalah di perut.
Oatmeal juga bisa jadi pilihan! Selain rasanya yang hambar, oatmeal mampu menyerap air di saluran pencernaan yang dapat menambah kepadatan feses. Buat yang lebih suka protein, telur rebus atau orak-arik juga bagus untuk dikonsumsi saat kamu mengalami masalah ini. Selain mudah dicerna, telur tidak akan bikin perut kamu bergejolak.
Cara Perawatan Diri yang Sederhana
Selain memilih makanan yang tepat, jangan lupakan pentingnya hidrasi. Saat diare, kamu kehilangan banyak cairan, jadi pastikan untuk minum air yang cukup. Jika perlu, minuman elektrolit bisa membantu menggantikan mineral yang hilang.
Dan tentunya, beristirahat sangat penting! Biarkan tubuh kamu punya waktu untuk pulih dan jangan terburu-buru untuk kembali mencoba makanan yang bisa memicu masalah. Ingat, lebih baik sabar dan pulih sepenuhnya!