Saturday, April 5, 2025
spot_img
HomeSportBolaAhmad Dhani Bakal Dipanggil MKD Buntut Pernyataan soal Naturalisasi Dianggap Seksis

Ahmad Dhani Bakal Dipanggil MKD Buntut Pernyataan soal Naturalisasi Dianggap Seksis

NawaBineka – Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI berencana memanggil anggota Komisi X DPR Ahmad Dhani terkait pernyataannya dalam rapat yang dianggap seksis dan merendahkan martabat perempuan. Pernyataan tersebut menimbulkan polemik hingga menuai kecaman dari Komnas Perempuan.

Ketua MKD DPR Nazaruddin Dek Gam mengonfirmasi bahwa pemanggilan terhadap Ahmad Dhani akan dilakukan pekan depan untuk meminta klarifikasi atas pernyataannya.

Baca Juga: Rizky Ridho Jadi Sorotan LaLiga Usai Laga Lawan Bahrain, Fans Minta Real Madrid Rekrut Sang Bek Garuda

“Ya, kita akan panggil Ahmad Dhani untuk mencoba klarifikasi terkait hal tersebut,” ujar Dek Gam kepada wartawan, Rabu (12/3/2025).

Ia menyebut MKD telah menerima surat dari Komnas Perempuan yang menyoroti pernyataan Dhani dalam rapat Komisi X DPR. Namun, hingga kini Komnas Perempuan belum mengirimkan perwakilannya secara langsung ke MKD.

“Suratnya sudah masuk dan saya sudah lihat. Tetapi, dari pihak Komnas Perempuan sendiri belum ada yang hadir di sini,” katanya.

Dek Gam memastikan pemanggilan Ahmad Dhani akan dilakukan sebelum DPR memasuki masa reses pada 21 Maret mendatang.

Pernyataan Ahmad Dhani soal Naturalisasi yang Memicu Kontroversi

Kontroversi ini bermula dari rapat Komisi X DPR yang membahas persetujuan status WNI untuk tiga pesepakbola keturunan Indonesia, yakni Emil Audero Mulyadi, Dean Ruben James, dan Joey Mathijs Pelupessy.

Dalam rapat tersebut, Ahmad Dhani mengungkapkan pandangannya mengenai naturalisasi pemain sepak bola. Namun, ia mengusulkan hal yang berbeda, yakni menaturalisasi pemain berusia 40 tahun ke atas dan menjodohkannya dengan perempuan Indonesia agar anaknya kelak menjadi pemain bola yang bagus.

“Saya termasuk yang sangat setuju dengan naturalisasi, bahkan kalau sampai 50-50 pun saya tidak masalah. Ini bagian dari revolusi sepak bola, dan revolusi harus ekstrem,” kata Dhani dalam rapat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (5/3).

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa naturalisasi tidak harus dilakukan terhadap pemain muda yang masih aktif bermain. Ia menyinggung kemungkinan menaturalisasi pemain yang sudah tua dan mencari pasangan hidup di Indonesia agar anaknya bisa dibina sebagai calon pesepakbola masa depan.

“Lalu naturalisasi tidak harus pemain muda. Misalnya pemain-pemain bola di atas 40 tahun yang hebat, bisa kita naturalisasi dan kita jodohkan dengan perempuan Indonesia. Anak mereka nantinya bisa dibina sebagai pesepakbola berbakat,” ujar Dhani.

“Ini pemikiran out of the box, Pak Erick. Mungkin bisa dianggarkan untuk program tahun 2026,” tambahnya.

Dhani juga menyebut kemungkinan mencari pemain dari negara-negara seperti Arab Saudi, Aljazair, dan Maroko untuk dinaturalisasi dengan cara serupa.

“Banyak pemain jago dari negara-negara tersebut. Jika ada yang sudah tua dan duda, kita naturalisasi, carikan istri di Indonesia, lalu anaknya kita bina,” ucapnya.

Komnas Perempuan Anggap Ahmad Dhani Seksis

Pernyataan Ahmad Dhani dalam rapat tersebut langsung mendapat sorotan dari Komnas Perempuan. Lembaga ini mengecam pernyataan Dhani karena dinilai melecehkan perempuan dengan menganggap mereka hanya sebagai alat reproduksi untuk mencetak atlet berbakat.

Menurut Komnas Perempuan, pernyataan tersebut mencerminkan pandangan yang tidak menghargai hak perempuan dan memperkuat stereotip gender yang diskriminatif.

Menanggapi polemik ini, MKD DPR memastikan akan menindaklanjuti aduan yang masuk. “Minggu depan pemanggilan akan dilakukan untuk mengklarifikasi masalah ini,” ujar Dek Gam.

Hingga kini, Ahmad Dhani sendiri belum memberikan tanggapan resmi terkait pemanggilan MKD maupun kecaman dari Komnas Perempuan.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments